Senin, 05 September 2011

Organisasi Internasional

Posted by rika |

1.Pengertian organisasi internasional dan aspek-aspek pembentukannya
a.       Pengertian organisasi internasional.
à organisasi intrenasional adalah suatu kumpulan negara – negara yang keanggotaannya suka rela, mempunyai instrumen pokok, bersifat permanen, dibentuk berdasarkan perjanjian internasional baik multilateral maupun bilateral dengan tujuan untuk mencapai kepentingan bersama anggota -anggota atau negara negara yang tergabung didalamnya, serta mempunyai personalitas yuridik.
Beberapa ahli mengungkapkan tentang organisasi internasional sebagai berikut :

Bowett mengungkapkan bahwa :
…bagaimanapun juga organisasi ini adalah organisasi  Permanen yang didirikan atas dasar perjanjian internasional. yang kebanyakan merupakan perjanjian multilateral daripada bilateral dan dengan tujuan tertentu[1]

Dan  Boer Mauna menyatakan bahwa International Organization merupakan
suatu perhimpunan negara-negara  yang merdeka dan berdaulat yang bertujuan untuk  mencapai kepentingan bersama melalui organ dari perhimpunan itu sendiri[2]

b.      Aspek aspek pembentukan organisasi internasional
Aspek aspek pembentukan organisasi internasional berarti hal – hal atau sumber –sumber yang menjadi landasan dibentuknya organisasi internasional dan kemana arah tujuan organisasi internasional tersebut ( bergerak kemana ). Dalam aspek-aspek pembentukan organisasi internasional juga terdapat apa saja yang harus dipunyai dan dilakukan oleh organisasi internasional. aspek aspek dalam organisasi internasional  ada empat yaitu  ;
·         Aspek filosofis à yang dimaksud dengan aspek filosofis adalah aspek pembentukan organisasi internasional yang menjelaskan tema dasar mengapa organisasi internasional dibentuk, sepeti ASEAN dibentuk dengan tujuan untuk perdamaian maka aspek filosofis pembentukan ASEAN adalah perdamaian. Hal ini berarti organisasi ini dibentuk dengan tujuan untuk perdamaian, ( berdasarkan aspek filosofisnya ). Dengan  kata lain aspek filosofis akan menjelaskan dengan tujuan apa atau landasan apa organisasi internasional dibentuk.
·         Aspek hukum à sebuah organisasi internasional harus memiliki prinsip-prinsip, tujuan, cara kerja yang jelas, dan strukturnya maka diperlukan suatu aspek yang akan menjelaskan hal ini, dalam organisasi internasional poin poin diatas akan dijelaskan dalam aspek hukum. Jadi aspek hukum merupakan aspek yang permasalahan organisasi internasional yang berkaitan dengan konstitusional dan prosedurnya. Seperti dalam jawaban no 1 disebutkan bahwa organisasi internasional didirikan atas suatu perjanjian internasional, perjanjian ini dapat menjadi aspek hukum organisasi internasional. contoh lain aspek hukum organisasi internasional seperti sebuah Charter yang menjadi landasan dan alasan dibentuknya organisasi internasional.
·         Aspek administratif à seperti namannya administratif, aspek ini akan membahas tentang hal - hal yang berkaitan dengan administratif sebuah organisasi internasional, seperti kesekretariatan tetap, adanya negara tuan rumah, anggaran dasar dan lainnya.
·         Aspek struktural à sebuah organisasi, pasti akan memiliki susunan kelembagaan dan organ organ vital yang dimilikinya, hal ini tercantum didalam aspek struktural, apek struktural merupakan aspek yang berkaitan dengan kelembagaan yang ada pada organisasi internasional. seperti committee yang ada di organisasi internasional.
  1. Mengapa organisasi internasional perlu dibentuk dan diselenggarakan dan mengapa tidak
a.       Perlu dibentuk dan diselenggarakan organisasi internasional
Pada jawaban no 1 kita telah mengetahui bahwa tujuan utama organisasi internasional adalah untuk mencapai kepentingan negara-negara yang tergabung didalamnya.hal ini menunjukkan bahwa organisasi internasional dibentuk untuk memudahkan anggoatanya mencapai tujuannya, dan menyediakan kebutuhan negara-negara yang tergabung tersebut. Organisasi internasional biasanya mempunyai satu tema seperti ASEAN dengan perdamaian, dalam penyelenggaraannya organisasi internasional diselenggarakan agar tema besar organisasi itu dapat terwujud, ASEAN yang mengaangkat tema perdamaian diselenggarakan agar kawasan di ASEAN dapat mencapai perdamaian dan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya. Organisasi internasional melakukan serangkaian kegiatan semata mata untuk dapat mencapai kepentingan negaranya, namun hal ini juga berarti bahwa dengan mencapai kepentingan negaranya tidak mengabaikan kepentingan negara lain , atau bahkan sampai merugikan negara lain karena ingin mencapai kepentingan anggotanya.
b.      Mengapa organisasi internasional tidak perlu dibentuk dan diselenggarakan
Organisasi internasional tidak perlu dibentuk, jika tidak jelas apa yang menjadi aspek filosofisnya dan akan kemana organisasi itu akan bergerak. ia tidak perlu diselanggarakan jika akan berakibat buruk bagi negara negara lain atau organisasi lainnya. Organisasi yang tidak mempunyai kepentingan dan tujuan mungkin tidak perlu dibentuk. Begitu pun halnya dengan organisasi internasional, jika ia tidak mengetahui terlebih dahulu bagaimana aspek aspek pembentuknanya dan dapat menjalankan aspek aspek tersebut. Karena bagaimana organisasi itu akan dijalankan jika ia tidak tahu apa dan bagaimana menjalankannya, dan dasar untuk menjalankannya. Selain itu organisasi internasional tidak dapat diselenggarakan jika tidak jelas apa dasar hukumnya, strukturnya, dan lainnya. Ia tidak bisa diselanggarakan jika akan merugikan kepentingan negara lain atau malah hanya menjadi keburukan bagi kehidupan dunia. Namun yang menjadi alasan utam mengapa organisasi internasional tidak perlu dibentuk jika tidak jelas untuk apa organisasi itu dibentuk, atau tidak jelas tujuan apa yang hendak dicapainya.

  1. Jenis  atau tipe organisasi internasional dan faktor faktor yang membedakan setiap jenis organisasi internasional tersebut.
    1. Tipe – tipe organisasi internasional
·         Organisasi internasional ( International Organizations )
Organisasi jenis ini berdasarkan pada hukum internasional dan beranggotakan seluruh negara negara yang mempunyai kedaulatan contohnya adalah PBB
·         Organisasi internasional yang berada di suatu kawasan ( Regional Organizations)
Organisasi internasional jenis ini biasanya berada pada tingkat kawasan tertentu dan beranggotakan negara negara yang berada pada kawasan tersebut.
Contohnya ASEAN, Uni Eropa, dll
·         Organisasi internasional yang bergerak dalam bidang tertentu seperti industri, organisasi jenis ini biasanya disebut juga  Standardization Organitions  dalam organisasi ini anggotanya merupakan negara negara yang memiliki kesamaan bidang bidang tertentu, seperti OPEC yang merupakan organisasi yang beranggotakan negara negara yang meghasilkan minyak.
·         International non Government Orgnizations (INGOs)
Organisasi dengan tipe ini termasuk dalam tipe organisasi internasional dimana keanggotaannya berada diluar pemerintahan, dapat terdiri dari perusahaan perusahaan transnasional ataupun individu. Jenis organisasi ini juga dapat dipecah menjadi dua yaitu
·         INGO yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan
Contohnya perusahaan Microsoft, MNC, dan lainnya
·         INGO yang bertujuan tidak untuk mendapatkan keuntungan seperti IRC, Green peace dan lainnya
·         Non governmental organizations (NGOs)
Sebuah NGO dapat bersifat internasional dikarenakan keanggotaannya, dan pekerjaanya yang ada diseluruh dunia contohnya Oxfam, WWF, dan lainnya. Biasa organisasi ini mempunyai nama – nama yang berbeda di berbagai Negara namun bergerak dalam bidang yang sama.
    1. Faktor faktor yang membedakan setiap tipe organisasi internasional tersebut
Dari berbagai penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada berbagai faktor yang membedakan organisasi internasional yang satu dengan yang lainnya.
·         Aspek filosofis, dengan penjelasan pada poin 1 tentang pengertian aspek filosofis, aspek ini dapat menjadi salah satu faktor yang membedakan organisasi yang satu dengan yang lain contoh ASEAN didirikan dengan tujuan untuk perdamaian dikawasan Asia Tenggara sedangkan WTO didirikan untuk membantu perdagangan dunia.
·         Keanggotaan
Keanggotaan menjadi salah satu factor yang membedakan organisasi internasional, ada organisasi internasional yang anggotanya merupakan seluruh Negara yang berdaulat didunia, seperti PBB, dan ada pula organisasi internasional yang keanggotaanya hanya Negara yang berada disuatu kawasan( ASEAN)  
·         Keterlibatan pemerintah
Seperti pada pembagian pada poin a jawaban no 3 dipaparkan bahwa ada organisasi internasional yang berada diluar pemerintahan, seperti INGOs dan NGO. Hal ini kemudian juga menjadi factor pembeda organisasi internasional, ada organisasi internasional yang melibatkan pemerintah ( WTO ) dan ada juga yang tidak ( Green Peace)
·         Tujuan organisasi internasional
Ada organiasasi internasional yang bertujuan untuk politik dan ada juga organisasi internasional yang bertujuan sesuai dengan aspek filosofisnya contoh Green Peace bertujuan melestarikan lingkungan hidup di dunia, OKI merupakan organisasi yang beranggotakan Negara Negara islam.


  1. Bagaimana organisasi internasional dijalankan dan posisi serta peran oragnisasi internasional saat ini
a.       Organisasi internasional dijalankan
Organisasi internasional dibuat dengan tujuan tertentu, hal ini termuat dalam aspek filosofisnya, kemudian untuk membuat tujuan tersebut terwujud organisasi internasional pasti akan melakukan beberapa program kerja.awalnya akan terbentuk sebuah “agreement” yang berisikan rumusan masalah atau hal apa saja yang akan dicapai dan dilakukan oleh organisasi internasional, agreement akan dibuat oleh seluruh anggota organisasi tersebut, atau paling tidak berdasarkan atas persetujuan Negara anggota, agreement ini biasanya juga dapat menjadi aspek hukum organisasi internasional. Apa yang ada dalam agreement ini lah yang akan dijalankan dalam organisasi internasional. Kemudian dalam pengambilan keputusan, biasanya ada berbagai cara seperti dalam PBB dimana dalam pengambilan keputusannya juga berdasarkan pada persetujuan dewan keamanan tetapnya. Ada juga organisasi internasional yang mengambil keputusan berdasarkan kesepakatan seluruh anggotanya. Dalam cara menjalankan keputusannya, seluruh anggota organisasi internasional harus dapat menjalankanya apabila telah disetujui. Karena menjalankan keputusan tersebut merupakan kepentingan semua Negara anggota juga jadi bila tidak menjalankan, akibatnya juga pada anggota itu, bila kepentingannya tidak tercapai.
b.      Peran dan posisi organisasi internasional
peran dan posisi organisasi internasional saat ini boleh dibilang kuat atau penting, hal ini dapat terlihat dari banyaknya bermunculan organisasi internasional saat ini. Untuk lebih jelasnya kita akan mengambil contoh sebuah organisasi internasional yaitu PBB. Dari hari ke hari posisi dan peran PBB untuk dunia internasional semakin kuat, terbukti bahwa PBB masih ada sampai saat ini dan semakin lengkapnya badan badan yang ada dibawah PBB sepert UNDP dan lainnya. Walaupun sebagian kalangan beranggapan bahwa PBB telah gagal dalam menjalanknan fungsinya untuk memelihara perdamaian dunia, dengan masih terjadinya berbagai konflik di belahan dunia, Namun saat terjadi konflik tersebut, organisasi yang paling didesak untuk menghentikannya adalah PBB seperti dalam kasus agresi militer Israel ke Palestina, semua Negara mendesak PBB agar segera mengeluarkan resolusi. Ini berarti bahwa negara yang ada di dunia masih percaya kepada PBB dan beranggapan bahwa PBB masih dapat memenuhi kepentingan mereka. Menurut saya dalam kasus PBB semakin kuat posisinya, maka akan semakin besar peran yang dimiliki oleh PBB. Di saat semua Negara menggantungkan harapan kepada PBB, PBB harus mengeluarkan berbagai program untuk membuat kepentingan Negara dapat terwujud. Walaupun tujuan untama PBB adalah untuk menjaga dan memelihara perdamaian dunia, namun PBB juga memiliki badan-badan yang berusaha untuk meweujudkan kesejahteraan warga dunia, sehingga tidak sebatas menjaga perdamaian lagi. Ini juga membuktikan bahwa peran dan posisi PBB semakin lengkap dan kuat. Dan terbukti bahwa organisasi internasional mempunyai peran untuk membicarakan masalah yang terjadi dan mencapai tujuan Negara yang trgabung. Dari apa yang dilihatkan PBB, terlihat bahwa PBB melaksanakan salah satu peran organisasi internasional yaitu membicarakan dan menyelsaikan masalah yang ada, contohnya dalam kasus Israel.(yang terus dipecahkan dalam PBB )


[1] Kuliah organisasi internasional HI Unand disampaikan oleh Virtuous Setyaka
[2] Kuliah organisasi internasional HI Unand disampaikan oleh Virtuous Setyaka


unforgetable memory from international ognanisation subject at International Relations department Andalas University ( created 14 Januari 2009)

0 komentar:

Poskan Komentar

Organisasi Internasional


1.Pengertian organisasi internasional dan aspek-aspek pembentukannya
a.       Pengertian organisasi internasional.
à organisasi intrenasional adalah suatu kumpulan negara – negara yang keanggotaannya suka rela, mempunyai instrumen pokok, bersifat permanen, dibentuk berdasarkan perjanjian internasional baik multilateral maupun bilateral dengan tujuan untuk mencapai kepentingan bersama anggota -anggota atau negara negara yang tergabung didalamnya, serta mempunyai personalitas yuridik.
Beberapa ahli mengungkapkan tentang organisasi internasional sebagai berikut :

Bowett mengungkapkan bahwa :
…bagaimanapun juga organisasi ini adalah organisasi  Permanen yang didirikan atas dasar perjanjian internasional. yang kebanyakan merupakan perjanjian multilateral daripada bilateral dan dengan tujuan tertentu[1]

Dan  Boer Mauna menyatakan bahwa International Organization merupakan
suatu perhimpunan negara-negara  yang merdeka dan berdaulat yang bertujuan untuk  mencapai kepentingan bersama melalui organ dari perhimpunan itu sendiri[2]

b.      Aspek aspek pembentukan organisasi internasional
Aspek aspek pembentukan organisasi internasional berarti hal – hal atau sumber –sumber yang menjadi landasan dibentuknya organisasi internasional dan kemana arah tujuan organisasi internasional tersebut ( bergerak kemana ). Dalam aspek-aspek pembentukan organisasi internasional juga terdapat apa saja yang harus dipunyai dan dilakukan oleh organisasi internasional. aspek aspek dalam organisasi internasional  ada empat yaitu  ;
·         Aspek filosofis à yang dimaksud dengan aspek filosofis adalah aspek pembentukan organisasi internasional yang menjelaskan tema dasar mengapa organisasi internasional dibentuk, sepeti ASEAN dibentuk dengan tujuan untuk perdamaian maka aspek filosofis pembentukan ASEAN adalah perdamaian. Hal ini berarti organisasi ini dibentuk dengan tujuan untuk perdamaian, ( berdasarkan aspek filosofisnya ). Dengan  kata lain aspek filosofis akan menjelaskan dengan tujuan apa atau landasan apa organisasi internasional dibentuk.
·         Aspek hukum à sebuah organisasi internasional harus memiliki prinsip-prinsip, tujuan, cara kerja yang jelas, dan strukturnya maka diperlukan suatu aspek yang akan menjelaskan hal ini, dalam organisasi internasional poin poin diatas akan dijelaskan dalam aspek hukum. Jadi aspek hukum merupakan aspek yang permasalahan organisasi internasional yang berkaitan dengan konstitusional dan prosedurnya. Seperti dalam jawaban no 1 disebutkan bahwa organisasi internasional didirikan atas suatu perjanjian internasional, perjanjian ini dapat menjadi aspek hukum organisasi internasional. contoh lain aspek hukum organisasi internasional seperti sebuah Charter yang menjadi landasan dan alasan dibentuknya organisasi internasional.
·         Aspek administratif à seperti namannya administratif, aspek ini akan membahas tentang hal - hal yang berkaitan dengan administratif sebuah organisasi internasional, seperti kesekretariatan tetap, adanya negara tuan rumah, anggaran dasar dan lainnya.
·         Aspek struktural à sebuah organisasi, pasti akan memiliki susunan kelembagaan dan organ organ vital yang dimilikinya, hal ini tercantum didalam aspek struktural, apek struktural merupakan aspek yang berkaitan dengan kelembagaan yang ada pada organisasi internasional. seperti committee yang ada di organisasi internasional.
  1. Mengapa organisasi internasional perlu dibentuk dan diselenggarakan dan mengapa tidak
a.       Perlu dibentuk dan diselenggarakan organisasi internasional
Pada jawaban no 1 kita telah mengetahui bahwa tujuan utama organisasi internasional adalah untuk mencapai kepentingan negara-negara yang tergabung didalamnya.hal ini menunjukkan bahwa organisasi internasional dibentuk untuk memudahkan anggoatanya mencapai tujuannya, dan menyediakan kebutuhan negara-negara yang tergabung tersebut. Organisasi internasional biasanya mempunyai satu tema seperti ASEAN dengan perdamaian, dalam penyelenggaraannya organisasi internasional diselenggarakan agar tema besar organisasi itu dapat terwujud, ASEAN yang mengaangkat tema perdamaian diselenggarakan agar kawasan di ASEAN dapat mencapai perdamaian dan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya. Organisasi internasional melakukan serangkaian kegiatan semata mata untuk dapat mencapai kepentingan negaranya, namun hal ini juga berarti bahwa dengan mencapai kepentingan negaranya tidak mengabaikan kepentingan negara lain , atau bahkan sampai merugikan negara lain karena ingin mencapai kepentingan anggotanya.
b.      Mengapa organisasi internasional tidak perlu dibentuk dan diselenggarakan
Organisasi internasional tidak perlu dibentuk, jika tidak jelas apa yang menjadi aspek filosofisnya dan akan kemana organisasi itu akan bergerak. ia tidak perlu diselanggarakan jika akan berakibat buruk bagi negara negara lain atau organisasi lainnya. Organisasi yang tidak mempunyai kepentingan dan tujuan mungkin tidak perlu dibentuk. Begitu pun halnya dengan organisasi internasional, jika ia tidak mengetahui terlebih dahulu bagaimana aspek aspek pembentuknanya dan dapat menjalankan aspek aspek tersebut. Karena bagaimana organisasi itu akan dijalankan jika ia tidak tahu apa dan bagaimana menjalankannya, dan dasar untuk menjalankannya. Selain itu organisasi internasional tidak dapat diselenggarakan jika tidak jelas apa dasar hukumnya, strukturnya, dan lainnya. Ia tidak bisa diselanggarakan jika akan merugikan kepentingan negara lain atau malah hanya menjadi keburukan bagi kehidupan dunia. Namun yang menjadi alasan utam mengapa organisasi internasional tidak perlu dibentuk jika tidak jelas untuk apa organisasi itu dibentuk, atau tidak jelas tujuan apa yang hendak dicapainya.

  1. Jenis  atau tipe organisasi internasional dan faktor faktor yang membedakan setiap jenis organisasi internasional tersebut.
    1. Tipe – tipe organisasi internasional
·         Organisasi internasional ( International Organizations )
Organisasi jenis ini berdasarkan pada hukum internasional dan beranggotakan seluruh negara negara yang mempunyai kedaulatan contohnya adalah PBB
·         Organisasi internasional yang berada di suatu kawasan ( Regional Organizations)
Organisasi internasional jenis ini biasanya berada pada tingkat kawasan tertentu dan beranggotakan negara negara yang berada pada kawasan tersebut.
Contohnya ASEAN, Uni Eropa, dll
·         Organisasi internasional yang bergerak dalam bidang tertentu seperti industri, organisasi jenis ini biasanya disebut juga  Standardization Organitions  dalam organisasi ini anggotanya merupakan negara negara yang memiliki kesamaan bidang bidang tertentu, seperti OPEC yang merupakan organisasi yang beranggotakan negara negara yang meghasilkan minyak.
·         International non Government Orgnizations (INGOs)
Organisasi dengan tipe ini termasuk dalam tipe organisasi internasional dimana keanggotaannya berada diluar pemerintahan, dapat terdiri dari perusahaan perusahaan transnasional ataupun individu. Jenis organisasi ini juga dapat dipecah menjadi dua yaitu
·         INGO yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dan
Contohnya perusahaan Microsoft, MNC, dan lainnya
·         INGO yang bertujuan tidak untuk mendapatkan keuntungan seperti IRC, Green peace dan lainnya
·         Non governmental organizations (NGOs)
Sebuah NGO dapat bersifat internasional dikarenakan keanggotaannya, dan pekerjaanya yang ada diseluruh dunia contohnya Oxfam, WWF, dan lainnya. Biasa organisasi ini mempunyai nama – nama yang berbeda di berbagai Negara namun bergerak dalam bidang yang sama.
    1. Faktor faktor yang membedakan setiap tipe organisasi internasional tersebut
Dari berbagai penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada berbagai faktor yang membedakan organisasi internasional yang satu dengan yang lainnya.
·         Aspek filosofis, dengan penjelasan pada poin 1 tentang pengertian aspek filosofis, aspek ini dapat menjadi salah satu faktor yang membedakan organisasi yang satu dengan yang lain contoh ASEAN didirikan dengan tujuan untuk perdamaian dikawasan Asia Tenggara sedangkan WTO didirikan untuk membantu perdagangan dunia.
·         Keanggotaan
Keanggotaan menjadi salah satu factor yang membedakan organisasi internasional, ada organisasi internasional yang anggotanya merupakan seluruh Negara yang berdaulat didunia, seperti PBB, dan ada pula organisasi internasional yang keanggotaanya hanya Negara yang berada disuatu kawasan( ASEAN)  
·         Keterlibatan pemerintah
Seperti pada pembagian pada poin a jawaban no 3 dipaparkan bahwa ada organisasi internasional yang berada diluar pemerintahan, seperti INGOs dan NGO. Hal ini kemudian juga menjadi factor pembeda organisasi internasional, ada organisasi internasional yang melibatkan pemerintah ( WTO ) dan ada juga yang tidak ( Green Peace)
·         Tujuan organisasi internasional
Ada organiasasi internasional yang bertujuan untuk politik dan ada juga organisasi internasional yang bertujuan sesuai dengan aspek filosofisnya contoh Green Peace bertujuan melestarikan lingkungan hidup di dunia, OKI merupakan organisasi yang beranggotakan Negara Negara islam.


  1. Bagaimana organisasi internasional dijalankan dan posisi serta peran oragnisasi internasional saat ini
a.       Organisasi internasional dijalankan
Organisasi internasional dibuat dengan tujuan tertentu, hal ini termuat dalam aspek filosofisnya, kemudian untuk membuat tujuan tersebut terwujud organisasi internasional pasti akan melakukan beberapa program kerja.awalnya akan terbentuk sebuah “agreement” yang berisikan rumusan masalah atau hal apa saja yang akan dicapai dan dilakukan oleh organisasi internasional, agreement akan dibuat oleh seluruh anggota organisasi tersebut, atau paling tidak berdasarkan atas persetujuan Negara anggota, agreement ini biasanya juga dapat menjadi aspek hukum organisasi internasional. Apa yang ada dalam agreement ini lah yang akan dijalankan dalam organisasi internasional. Kemudian dalam pengambilan keputusan, biasanya ada berbagai cara seperti dalam PBB dimana dalam pengambilan keputusannya juga berdasarkan pada persetujuan dewan keamanan tetapnya. Ada juga organisasi internasional yang mengambil keputusan berdasarkan kesepakatan seluruh anggotanya. Dalam cara menjalankan keputusannya, seluruh anggota organisasi internasional harus dapat menjalankanya apabila telah disetujui. Karena menjalankan keputusan tersebut merupakan kepentingan semua Negara anggota juga jadi bila tidak menjalankan, akibatnya juga pada anggota itu, bila kepentingannya tidak tercapai.
b.      Peran dan posisi organisasi internasional
peran dan posisi organisasi internasional saat ini boleh dibilang kuat atau penting, hal ini dapat terlihat dari banyaknya bermunculan organisasi internasional saat ini. Untuk lebih jelasnya kita akan mengambil contoh sebuah organisasi internasional yaitu PBB. Dari hari ke hari posisi dan peran PBB untuk dunia internasional semakin kuat, terbukti bahwa PBB masih ada sampai saat ini dan semakin lengkapnya badan badan yang ada dibawah PBB sepert UNDP dan lainnya. Walaupun sebagian kalangan beranggapan bahwa PBB telah gagal dalam menjalanknan fungsinya untuk memelihara perdamaian dunia, dengan masih terjadinya berbagai konflik di belahan dunia, Namun saat terjadi konflik tersebut, organisasi yang paling didesak untuk menghentikannya adalah PBB seperti dalam kasus agresi militer Israel ke Palestina, semua Negara mendesak PBB agar segera mengeluarkan resolusi. Ini berarti bahwa negara yang ada di dunia masih percaya kepada PBB dan beranggapan bahwa PBB masih dapat memenuhi kepentingan mereka. Menurut saya dalam kasus PBB semakin kuat posisinya, maka akan semakin besar peran yang dimiliki oleh PBB. Di saat semua Negara menggantungkan harapan kepada PBB, PBB harus mengeluarkan berbagai program untuk membuat kepentingan Negara dapat terwujud. Walaupun tujuan untama PBB adalah untuk menjaga dan memelihara perdamaian dunia, namun PBB juga memiliki badan-badan yang berusaha untuk meweujudkan kesejahteraan warga dunia, sehingga tidak sebatas menjaga perdamaian lagi. Ini juga membuktikan bahwa peran dan posisi PBB semakin lengkap dan kuat. Dan terbukti bahwa organisasi internasional mempunyai peran untuk membicarakan masalah yang terjadi dan mencapai tujuan Negara yang trgabung. Dari apa yang dilihatkan PBB, terlihat bahwa PBB melaksanakan salah satu peran organisasi internasional yaitu membicarakan dan menyelsaikan masalah yang ada, contohnya dalam kasus Israel.(yang terus dipecahkan dalam PBB )


[1] Kuliah organisasi internasional HI Unand disampaikan oleh Virtuous Setyaka
[2] Kuliah organisasi internasional HI Unand disampaikan oleh Virtuous Setyaka


unforgetable memory from international ognanisation subject at International Relations department Andalas University ( created 14 Januari 2009)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 

Designed by Miss Rinda | Inspirated by Cebong Ipiet | Image by DragonArtz | Author by YOUR NAME :)